Silahkan subscribe email Anda untuk mendapatkan informasi dari kami, artikel terbaru, dokumen PDF, Flipbook, e-Book dan informasi penting lainnya.

Email Anda akan kami jaga kerahasiaannya dan tidak akan kami gunakan untuk spamming

Hubungan Antara Label dan Pewarnaan Dengan Safety

Label dan Pewarnaan – Pemberian label nama bangunan, ruangan, tangki, pipa, dan peralatan, khususnya bangunan dan ruangan yang menaungi proses-proses berbahaya/peralatan kritikal/barang-barang berbahaya dan beracun/ruang yang butuh pengamanan khusus dan lain sebagainya, tangki dan pipa khususnya tangki yang diisi dan pipa yang dilalui fluida berbahaya, barang-barang berbahaya dan beracun, dan peralatan kritikal itu sendiri sangat penting. Hal ini merupakan bentuk Pengendalian Visual yang juga merupakan bentuk penerapan 5R langkah R yang ke-2 (dua) yaitu “Rapi”. Langkah ini dilakukan dengan cara memberi label di sisi bangunan (baik menempel bangunan maupun di halaman bangunan) yang menghadap akses menuju bangunan, di setiap pintu akses atau dekat pintu akses yang sering digunakan untuk keluar dan masuk setiap bangunan/ruangan, di sisi tangki yang menghadap ke akses yang sering dilewati, di sisi pipa yang menghadap ke akses dan diulang setiap beberapa meter, dan di sisi setiap peralatan yang menghadap ke akses yang sering dilalui.

HUBUNGAN ANTARA LABEL DAN PEWARNAAN DENGAN SAFETY

Manfaat dari pengaturan (pengendalian) visual adalah supaya karyawan (khususnya karyawan baru) dan orang lain (tamu/pengunjung/karyawan pihak ketiga yang bekerja sementara di lokasi) yang berada di lokasi dapat dengan mudah mengetahui okupansi setiap ruangan dan bangunan, volume tangki dan jenis fluida yang disimpan dalam tangki, jenis fluida dan arah aliran fluida dalam setiap pipa serta peralatan-peralatan kritikal yang ada di lokasi secara langsung bahkan tanpa harus menanyakan kepada orang lain yang berada di sana. Tujuan yang terpenting dari pemasangan label ini adalah :

  1. Memberi informasi kepada semua orang tentang okupansi suatu ruangan dan/atau suatu bangunan serta nama barang-barang yang disimpan dan nama peralatan-peralatan kritikal agar tidak terjadi salah masuk ruangan atau bangunan, salah memindahkan dan menumpuk barang, atau salah dalam mengeksekusi suatu peralatan, baik mengoperasikan, memperbaiki, membongkar karena hal-hal tersebut bisa berakibat fatal dan membahayakan operasional.
  2. Memberi informasi kepada semua orang tentang volume tangki, nama fluida yang diisikan ke dalam tangki/dilewatkan pada suatu jalur pipa, dan arah aliran fluida dalam pipa agar tidak terjadi salah eksekusi saat perawatan tangki dan/atau pipa (khususnya bagi pihak ketiga yang bekerja di lokasi). Selain itu juga untuk memberi informasi apakah fluida yang diisikan ke dalam tangki atau dilewatkan pada pipa termasuk jenis fluida yang tidak mudah terbakar/mudah terbakar/mudah menyala.
  3. Memberi kemudahan dalam menemukan ruangan atau bangunan dalam kondisi darurat, khususnya jika deteksi kebakaran yang digunakan adalah tipe full addressable.
  4. Memberi peringatan tentang bahaya atau eksposure ruangan, bangunan, tangki, barang-barang, dan peralatan-peralatan tersebut.

Label yang dipasang haruslah mempunyai ukuran, warna, dan jenis huruf yang mudah dilihat dan dibaca. Akan lebih sempurna jika ditambahkan sistem kode warna dalam mengorganisir tanda/nama/label tersebut.

Berikut adalah contoh label dan kode warna sebagai pengaturan (pengendalian) visual:

label-dan-pewarnaan-pipa-endurra-manajemen-risiko-files2

 

Label (tanda) dan Kode Warna Perpipaan secara umum merujuk pada standar ANSI A13.1-2007 (American National Standards Institute) dimana terdapat 6 (enam) kode warna dan label (tanda) perpipaan yang diatur sebagaimana tabel di bawah berikut :

warna-label-pipa-endurra-manajemen-risiko-files

Label (tanda) wajib mudah dilihat dan terdapat di setiap belokan pipa, sambungan pipa, juga pipa yang melewati dinding. Penempatan label (tanda) dipasang setiap interval 7 meter – 15 meter.


warna-label-pipa-endurra-manajemen-risiko-files3

Ukuran Label (Tanda)

ukuran-label-pipa-endurra-manajemen-risiko-files

Untuk pipa dengan ukuran kurang dari 3/4 inch direkomendasikan untuk membuat tanda yang mudah dilihat secara permanen.

 

Pemberian label pada barang-barang berbahaya dan beracun (B3) secara umum merujuk pada U.S Department of Transportation (DOT) atau Departemen Transportasi Amerika Serikat. Label (plakat) secara umum dipasang pada kendaraan pengangkut, juga pada kemasan paket baik itu transportasi darat, udara dan laut ataupun transportasi khusus lainnya.

Secara umum terdapat 9 (sembilan) klasifikasi bahan/material berbahaya/B3 (Bahan Beracun dan Berbahaya) antara lain :

klasifikasi-material-berbahaya-endurra-manajemen-risiko-files

Penempatan label adalah pada :

penempatan-label2 penempatan-label

Label dan Pewarnaan

|
|
|
| Endurra Indonesia


Artikel Terkait

Ruang Baterai Baterai merupakan suatu komponen yang digunakan untuk mengasilkan energi listrik  dengan proses reaksi kimia. Baterai dapat  berupa susunan beberapa sel atau satu sel saja. Tiap sel baterai terdiri da...
Komponen Kompresor dan Fungsinya Kerangka (frame) Fungsi utama adalah untuk mendukung seluruh beban dan berfungsi juga sebagai tempat kedudukan bantalan, poros engkol, silinder dan tempat penampungan minyak pelumas. Por...
Hubungan Antara Housekeeping dan Safety Housekeeping dan Safety - Setiap perusahaan pasti mengharapkan suatu lingkungan kerja yang selalu bersih, rapi, dan masing-masing orang mempunyai konsistensi dan disiplin diri, sehingga mampu mendukun...
Menghemat Investasi Biaya Business Continuity Rencana Keberlangsungan Bisnis ( Business Continuity Plan ) Business Continuity - Apabila Anda sedang mempertimbangkan untuk mengimplementasikan konsep business continuity management di perusahaan ...
, , , , , , , , ,