Silahkan subscribe email Anda untuk mendapatkan informasi dari kami, artikel terbaru, dokumen PDF, Flipbook, e-Book dan informasi penting lainnya.

Email Anda akan kami jaga kerahasiaannya dan tidak akan kami gunakan untuk spamming

Menghemat Investasi Biaya Business Continuity

Rencana Keberlangsungan Bisnis
( Business Continuity Plan )

Business Continuity – Apabila Anda sedang mempertimbangkan untuk mengimplementasikan konsep business continuity management di perusahaan anda, mungkin terlintas di dalam pikiran Anda: “apakah saya akan mengeluarkan biaya besar untuk hal ini?”Jawaban yang pasti adalah akan ada biaya yang harus Anda investasikan untuk mengimplementasikan sebuah strategi business continuity. Tetapi seberapa besar? Mungkin tidak sebesar yang Anda kira.

business-continuity-endurra-manajemen-risiko

Strategi business continuity yang baik akan membantu Anda dalam memulihkan dan memastikan keberlangsungan bisnis Anda di kala sebuah bencana atau insiden disruptif menimpa perusahaan Anda. Intinya adalah Anda mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi segala kemungkinan terburuk yang diakibatkan oleh insiden tersebut. Persiapan yang dilakukan mencakup menyusun perencanaan, membuat kesepakatan dengan rekan dan pemasok anda, melakukan latihan tanggap darurat, meningkatkan kepedulian akan keselamatan, dan seterusnya. Selain itu kemungkinan besar juga persiapan ini termasuk menanamkan investasi untuk peralatan serta infrastruktur untuk menunjang pemulihan bisnis yang segera.

Faktor waktu sangat kritikal di dalam strategi busines continuity. Seberapa cepat perusahaan pulih akan menentukan keberlangsungan bisnis Anda. Bila perusahaan pulih dengan cepat, maka kehilangan kepercayaan pelanggan serta kerugian yang besar dapat dihindari. Di dalam strategi business continuity, faktor waktu muncul dalam bentuk RTO atau recovery time objective. ISO 22301 menyebutkan bahwa RTO adalah periode waktu dimana sebuah produk/jasa, aktivitas, atau sumber daya harus dipulihkan. Strategi yang dibangun harus memastikan setiap aktivitas bisnis di dalam perusahaan harus memiliki RTO yang dapat memastikan bisnis tetap berlangsung pasca terdampak sebuah insiden.

RTO adalah faktor waktu yang artinya dapat bersifat singkat atau panjang. Perlu dipertimbangkan bahwa semakin singkat RTO yang ditetapkan, maka biaya investasi yang Anda harus tanamkan akan semakin besar. Sebagai contoh dalam strategi pemulihan fasilitas produksi Anda telah ditetapkan RTO selama 1 jam. Artinya: Anda harus mempersiapkan sebuah cadangan fasilitas produksi lengkap dengan staf produksi di sebuah lokasi lain. Arti lain: investasi besar. Lain halnya bila Anda menetapkan RTO 2 minggu. Dalam 2 minggu ini Anda memiliki kesempatan untuk memperbaiki fasilitas anda dan bila tidak memungkinkan masih ada waktu untuk proses pengadaan fasilitas baru dan pemindahan staf Anda ke lokasi alternatif.

Strategi Investasi Business Continuity

business continuity, bcp, bcms

Investasi Business Continuity

Besar biaya investasi Anda sangat terkait dengan penetapan RTO proses bisnis Anda. RTO tidak boleh terlalu singkat sehingga biaya investasi membengkak, dan tidak boleh terlalu panjang sehingga keberlangsungan bisnis Anda tidak terjamin. Dengan strategi yang baik maka biaya investasi dapat Anda tekan. Untuk memastikan bisnis Anda tetap berjalan, mungkin tidak mutlak Anda sendiri yang harus mengadakan fasilitas produksi. Strategi alih daya atau outsourcing mungkin dapat dilakukan. Sebelum insiden terjadi, Anda dapat menyepakati suatu memorandum of understanding atau MoU dengan perusahaan yang memiliki fasilitas serupa. Anda hanya perlu mengalihdayakan sejumlah produksi Anda untuk memastikan tujuan perusahaan tetap tercapai walaupun dalam tingkat yang minimum. Strategi lain mungkin adalah menyewa peralatan dan fasilitas dari perusahaan yang menyediakan. Staf produksi tetap harus dipindahkan ke lokasi alternatif namun bagian pemasaran dapat difasilitasi untuk dapat tetap bekerja dari rumah.

Contoh-contoh diatas hanya sebagian kecil opsi Anda dalam menetapkan strategi. Meski biayanya mungkin tinggi, percayalah bahwa semua investasi dan perencanaan matang yang Anda keluarkan akan menyelamatkan Anda ketika bencana datang. Anda akan terhindar dari ancaman kehilangan bisnis dan mungkin ada penghematan yang didapatkan ketimbang tidak ada perencanaan sama sekali. Semua kembali lagi kepada Anda. Bila Anda ingin menekan lagi biaya investasi business continuity perusahaan, maka ada baiknya Anda mempelajari semua opsi-opsi yang sesuai dengan kebutuhan dan lingkungan Anda berbisnis.

Investasi Business Continuity

|
|
|
| Endurra Indonesia


Artikel Terkait

Turbin Gas (Gas Turbine) Turbin Gas - PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Gas) adalah pembangkit listrik yang menggunakan tenaga yang dihasilkan oleh hasil pembakaran bahan bakar dan udara bertekanan tinggi. Seperti pada umumnya...
Hubungan Antara Housekeeping dan Safety Housekeeping dan Safety - Setiap perusahaan pasti mengharapkan suatu lingkungan kerja yang selalu bersih, rapi, dan masing-masing orang mempunyai konsistensi dan disiplin diri, sehingga mampu mendukun...
Komponen Kompresor dan Fungsinya Kerangka (frame) Fungsi utama adalah untuk mendukung seluruh beban dan berfungsi juga sebagai tempat kedudukan bantalan, poros engkol, silinder dan tempat penampungan minyak pelumas. Por...
Ruang Baterai Baterai merupakan suatu komponen yang digunakan untuk mengasilkan energi listrik  dengan proses reaksi kimia. Baterai dapat  berupa susunan beberapa sel atau satu sel saja. Tiap sel baterai terdiri da...
, , , ,